Sejarah Kisel

Kisel didirikan pada tanggal 23 Oktober 1996, sebagai entity support kebutuhan internal Telkomsel terutama untuk memenuhi kebutuhan Sumber Daya Manusia pendukung dan proyek pencetakan invoice yang tersebar di 14 Wilayah. Pada tahun 2001, Kisel melakukan konsolidasi menjadi 9 Wilayah, yaitu Sumbagut, Sumbagsel, Jabotabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Balinusra, Kalimantan, dan Sumalirja. Akhir tahun 2010, wilayah kerja Kisel semakin bertambah menjadi 10 Wilayah dengan dibentuknya Kisel Sumbagteng. Seiring dengan perkembangan bisnis, pada akhir tahun 2015, wilayah Sumalirja diputuskan untuk dipecah menjadi dua wilayah, yaitu Wilayah Sulawesi dan Wilayah Papua Maluku (Puma), yang menjadikan Kisel memiliki 11 Kantor Wilayah di seluruh Indonesia.

Kejadian Penting

1996
  • Pendirian Kisel pada 23 Oktober 1996
  • 14 Koperasi Telkomsel Regional yang berbadan hukum
2001
  • Penggabungan 14 Koperasi menjadi 1 Badan Hukum, yaitu Kisel
  • Memiliki 9 Kantor Wilayah
2010
  • Memiliki 10 Kantor Wilayah
2012
  • Peringkat 128 Dunia versi ICA (International Cooperative Alliance)
2013
  • The Best National Contributor for Telkomsel
  • The Best Growth Outlet Register for Telkomsel
2014
  • 4th Best Contributor for Telkomsel
  • 1st Best Area Performance by Area Jabotabek Jabar for Telkomsel
2015
  • Penghargaan kategori Volume Usaha Terbesar 100 Koperasi Besar di Indonesia oleh Majalah Peluang
  • Peringkat 1 (satu) kategori koperasi karyawan seluruh Indonesia versi majalah peluang
  • Kunjungan Menteri Koperasi dan UKM RI
  • Memiliki 11 Kantor Wilayah
  • Memiliki 42 Kantor Cabang
  • Memiliki 1.077 Karyawan